Pada Jumat, 15 November 2024, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STAI KH. Zainuddin (STAIZ) Mojosari menjalin kerja sama dengan Yayasan Pendidikan Genlita Indonesia melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Penandatanganan MoU yang dilakukan secara daring ini berfokus pada peningkatan kualitas dan penjaminan mutu publikasi ilmiah, khususnya untuk terbitan berkala artikel jurnal penelitian yang dikelola oleh STAIZ Mojosari.
Dalam kesepakatan ini, kedua belah pihak sepakat untuk berkolaborasi dalam pengelolaan dan pengembangan empat jurnal ilmiah, yaitu Indonesia Journal of Education (IJE), Jurnal Cendekia Hukum Indonesia (JCHI), Jurnal Pengabdian Cendekia (JPC), dan Jurnal Semesta Ilmu Manajemen dan Ekonomi (JSIME). Kerja sama ini mencakup pendampingan teknis, peningkatan standar akreditasi jurnal melalui SINTA, serta penguatan sistem manajemen berbasis Open Journal Systems (OJS).
Ketua LPPM STAIZ Mojosari menyampaikan, “MoU ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas kami dalam menghasilkan publikasi ilmiah berkualitas tinggi. Dengan dukungan Yayasan Pendidikan Genlita Indonesia, kami optimis mampu meningkatkan akreditasi jurnal dan memperluas aksesibilitas hasil penelitian ke tingkat nasional maupun internasional.”
Pihak Yayasan Pendidikan Genlita Indonesia juga menyambut baik kerja sama ini dan berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh melalui pelatihan, pendampingan editorial, serta pengembangan jaringan akademik. Diharapkan, kerja sama ini tidak hanya memperkuat publikasi ilmiah, tetapi juga mendorong dosen dan mahasiswa STAIZ Mojosari untuk lebih aktif dalam menulis dan mempublikasikan penelitian mereka.
Kerja sama ini menjadi tonggak penting bagi STAIZ Mojosari dalam mewujudkan visinya sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat, sekaligus memperkuat reputasi akademiknya di tingkat nasional. Selain itu, pelaksanaan MoU secara daring ini juga mencerminkan adaptasi STAIZ Mojosari terhadap perkembangan teknologi digital, memudahkan akses kolaborasi, dan meningkatkan efektivitas kegiatan akademik di era modern.